Pengaruh Pembelajaran IPA Berbasis Empat Pilar Pendidikan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis

  • Rizki Noor Prasetyono Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban, Indonesia
  • Eka Trisnawati Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas pembelajaran IPA berbasis empat pilar pendidikan yaitu learning to know, learning to do, learning to live together, and learning to be terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini dilaksanakan di SMP kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengentahuan Alam tahun ajaran 2017/2018. Desain penelitian quasi-experiment bentuk Nonequivalent control-group design, dengan mengambil pretes sebelum diberi perlakuan kemudian dilakukan postes. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) dengan ANCOVA adalah 0,026. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara peserta didik yang menggunakan pembelajaran IPA berbasis empat pilar pendidikan dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran secara konvensional. Data hasil analisis efektivitas didapatkan nilai probabilitas (Sig.) 0,000< 0,05 artinya pembelajaran IPA berbasis empat pilar pendidikan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.


The Effect of Four Pillars Education in Science Learning to the Critical Thinking Ability


Abstract


 The purpose of the research to determine the effect and effectiveness of the four pillars of education in science learning (learning to know, learning to do, learning to live together, and learning to be) to the critical thinking ability. This research was conducted in the eighth grade junior high school in the subject of Natural Science of the academic year 2017/2018.  By using a quasi-experimental research design in the Nonequivalent control-group design form, by taking pretest before being treated then post tes. Based on the research data the significance value (p-value) with ANCOVA is 0.026. Because the significance value is less than 0.05, there is a significant influence between students who use science learning based on the four pillars of education with students who use conventional learning. The results of the effectiveness data analysis obtained the probability value (Sig.) 0,000 <0,05 which means that science learning based on four pillars of education is effective in improving student’s critical thinking skills.

References

Alfathy, R. M., Susanto, H., & Marwoto, P. (2018). Penerapan Aktivitas Aesop’s Berbantuan Guidance Worksheet untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika dan Sikap Ilmiah. JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA Veteran), 2(1), 48–57.

Asih, D. P. P., Supurwoko, S., & Fauzi, A. (2015). Implementasi Modul Fisika SMA Berbasis Empat Pilar Pendidikan dengan Aplikasi Spreadsheet pada Materi Gerak Proyektil. In prosiding: Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika, Vol. 6, No. 5. (pp.249-252). Surakarta.

Astuti, R. A., Aminah, N. S., & Sukarmin, S. (2016). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Empat Pilar Pendidikan Dengan Tema Pantai Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa Kelas VII SMP/MTS. Inkuiri, 5(2), 40-51.

Butler, H. A. (2012). Halpern Critical Thinking Assessment predicts real?world outcomes of critical thinking. Applied Cognitive Psychology, 26(5), 721-729.

Ennis, R.H. (1985). A Logical Basis For Measuring Critical Thinking. dari http://www.ascd.org/ASCD/pdf/journals/ed_lead/el_198510_ennis.pdf. (diakses pada tanggal 22 mei 2017 jam 15.00 WIB)

Fauzi, A., Supurwoko, S., & Wiyono, E. (2013). Potret Pembelajaran Fisika Berbasis Empat Pilar Pendidikan di SMA. In PROSIDING: Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika (Vol. 4, No. 3).

Hakim, L., Suparmi, S., & Masykuri, M. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Empat Pilar Pendidikan melalui Outdoor–Inquiry untuk Meningkatkan Kebiasaan Bekerja Ilmiah Pada Materi Momen Gaya, Fluida, Dan Keseimbangan Statis Di IKIP PGRI Pontianak. Inkuiri: Jurnal Pendidikan IPA, 6(3), 153-162.


Johnson, E.B. (2009). Contextual teaching & learning (7th ed.). (Terjemahan Ibnu Setiawan). London: Sage Publications.

Kemendikbud (2012). Kompetensi dasar Kurikulum SMP 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.


Kiswati, K. (2012). Pengembangan Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan 4 (Empat) Pilar Pendidikan Unesco Pada Subbab Segiempat Di Kelas VII SMP Al Muhammad Cepu Blora. Dissertation, tidak dipublikasikan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Nan-Zhao, Z. (2005). Four ‘Pillars Of Learning’ For The Reorientation And Reorganization Of Curriculum: Reflections And Discussions. International Bureau of Education?UNESCO.

Susetyo, Budi. (2008). Pengembangan Model Pembelajaran Fisika Berbasis Empat Pilar Pendidikan Melalui Outdoor – Inquiry Untuk Menumbuhkan Kebiasaan Bekerja Ilmiah. Thesis. tidak dipublikasikan Program Studi Pendidikan IPA. Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Yuliati, D. I., Yulianti, D., & Khanafiyah, S. (2011). Pembelajaran fisika berbasis hands on activities untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan meningkatkan hasil belajar siswa smp. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7, 23–27.

Zhang, Li-Fang. (2003). Contributions of Thinking Styles To Critical Thinking Dispositions. Journal of Psychology, 137 (6), 517-543.
Published
2018-10-29
How to Cite
PRASETYONO, Rizki Noor; TRISNAWATI, Eka. Pengaruh Pembelajaran IPA Berbasis Empat Pilar Pendidikan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA Veteran), [S.l.], v. 2, n. 2, p. 162-173, oct. 2018. ISSN 2598-0904. Available at: <http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/jipva/article/view/679>. Date accessed: 25 june 2019. doi: https://doi.org/10.31331/jipva.v2i2.679.
Section
Article

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.