Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory Sebagai Upaya Peningkatan Minat Wirausahawan Lulusan SMK

  • Nunuk Sutristiyanti SMK Negeri 1 Blora

Abstract

Model pembelajaran teaching factory adalah suatu konsep pembelajaran di SMK berbasis produksi atau jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Melalui model pembelajaran teaching factory dharapkan siswa mempunyai minat untuk berwirausaha. Penerapan model pembelajaran teaching factory  bertujuan untuk membentuk kompetensi siswa melalui satu kesatuan lingkungan sekolah dengan berbasis pada industri.


Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan model dengan menggunakan Four-D model, meliputi tahap define, design, develop, dan disseminare. Rancanagan model dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap ketiga yaitu pengembangan. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Program Pengelasan dan guru kewirausahaan. Pengumpulan data melalui angket, dokumentasi, dan observasi,  sedangkan analisis data digunakan teknik analisis deskriptif dan mutivariate analysis of covariance (Mancova).


Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran teaching factory  layak digunakan di SMK; dan 2) model yang diterapkan di dalam kelas eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan minat berwirausaha.


 


Kata Kunci: Model pembelajaran teaching factory, minat wirausahawa

Published
2020-09-01
How to Cite
SUTRISTIYANTI, Nunuk. Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory Sebagai Upaya Peningkatan Minat Wirausahawan Lulusan SMK. PAWIYATAN, [S.l.], v. 27, n. 02, p. 68 - 76, sep. 2020. Available at: <http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/1280>. Date accessed: 29 sep. 2020.
Section
Articles