Perlunya Implementasi Konsep Pembangunan Berkelanjutan pada Aktivitas Peternakan, Perkebunan dan Pertambangan

  • Buruchaga Sakti Priyanto Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Ivet Semarang, Indonesia.
  • Sofi Diah Andriyani
  • Raditya Ahmad Rifandi Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Ivet Semarang, Indonesia.

Abstract

Jumlah penduduk negara Indonesia bertambah tiap tahunnya. Sedangkan luas wilayah daratan tidak mengalami peningkatan. Kebutuhan produksi bahan pangan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Namun ekosistem daratan yang memiliki fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan pangan justru menurun daya dukungnya. Dikhawatirkan 10 tahun kedepan akan terjadi krisis pangan ekstream yang melanda negara Indonesia. Karena ekosistem daratan yang tidak lagi mampu mendukung keberlangsungan kehidupan makhluk. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah harus membuat sebuah strategi pembangunan ekosistem daratan yang berkelanjutan. Dengan menerapkan tata cara pengelolaan sumber daya yang berasal dari ekosistem daratan secara berkelanjutan. Agar hal-hal yang dikhawatirkan tidak terjadi. Seperti pengolahan lahan pertanian, perkebunan dan peternakan yang berkelanjutan, pengelolaan kawasan hutan dan pertambangan yang berkelanjutan, serta menghindari kegiatan alih fungsi lahan yang menyebabkan degradasi lahan. Beberapa cara tersebut dapat dikatakan sebagai upaya implementasi konsep pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan ekosistem daratan


Author Biographies

Buruchaga Sakti Priyanto, Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Ivet Semarang, Indonesia.

 

Sofi Diah Andriyani

 

Raditya Ahmad Rifandi, Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Ivet Semarang, Indonesia.

 

References

Amelia Putri Anisah, A.P., Ju, A.B., Angel Tng, Zikra, E., Weley, N.C., dan Putri W. (2021). Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Keberlanjutan Suplai Air Bersih dalam Menjaga Ekosistem Darat. Jurnal Sintax Administration 2 (12).
Bahri, S. dan Tiesnamurti, B. (2012). Strategi Pembangunan Peternakan Berkelanjutan dengan Memanfaatkan Sumber Daya Lokal. Jurnal Litbang Pert. 31 (4).
Dwi, A.A.N., Fithria, A. dan Kissinger (2013) Strategi Pengembangan Hutan Mangrove di Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Kalimantan Selatan. Jurnal Hutan Tropis. 9 (1): 88-93.
Ervianto, W.I dan Felasari, S. (2019) Pengelolaan Pemukiman Kumuh Berkelanjutan di Perkotaan . Jurnal Spektran. 7 (2).
Khotijah, S. (2012) Pengaturan Hukum Pengelolaan Pertambangan Batubara. Yuridika. 27 (1): 47-59.
Meadows, D. (1972). The Limits to growth. New York: Universe Books.
Mulyana, D. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu. Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prasodjo, E., Sitorus, S., Pratiwi, S., dan Eka I.K Putri. (2015). Analisis Status Keberlanjutan Kegiatan Pertambangan Batubara di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi Mineral dan Batu Bara. 11 (1).
Salim, E. (2013). Pembangunan Berwawasan Lingkungan, Cet 6, LP3ES: Jakarta.
Sinukaban, N. dan J, Hidrolitan. (2010) Pengelolaan Lahan Pertanian Berbasis Pembangunan Berkelanjutan. 1 (1).
Sujianto, A.D dan Yuliani, F. (2019). Strategi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Jurnal Ilmu Administrasi Negara. 15 (2).
Widnyana, I. K., Proborini, M.W., Astiti, N.P.A., Kawuri, R., Defiani, M.R., Suanda, I.W. (2020). Pertanian Berkelanjutan Sebuah Panduan Pendekatan Konsep dan Praktis. Swasta Nulis: Denpasar Bali.
Published
2022-05-17
How to Cite
PRIYANTO, Buruchaga Sakti; ANDRIYANI, Sofi Diah; RIFANDI, Raditya Ahmad. Perlunya Implementasi Konsep Pembangunan Berkelanjutan pada Aktivitas Peternakan, Perkebunan dan Pertambangan. Jounal of Enviromental Science Sustainable, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 100 - 105, may 2022. ISSN 2721-4761. Available at: <https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/envoist/article/view/2248>. Date accessed: 05 dec. 2022.