Electrical Tracking Test pada Material Isolasi Abu Batubara (fly Ash)

  • Jumrianto Jumrianto IVET University Semarang

Abstract

Material isolasi baru perlu diuji, untuk menentukan performa material tersebut diperlukan pengujian ketahanan material dengan metode electrical tracking. Ketelitian pengukuran Electrical Tracking diperlukan pengukuran on line dengan memanfaatkan sensor arus dan sensor tegangan sebagai akuisisi data.Dengan menambahkan bahan-bahan tertentu sampai dengan seratus persen, maka dapat dilakukan pengukuran ketahanan, arus bocor dan kegagalan isolasi menggunakan alat ukur yang didesain sanggup menahan tegangan sampai dengan 3500 volt. Berdasarkan hasil pengujian, waktu discharge pertama pada sampel batubara yaitu pada detik ke 962. Arus discharge pertama sampel abu batubara rata-rata 10 mA, dengan tegangan 3.379 volt. Tegangan rata-rata saat terjadi discharge pertama pada sampel abu batubara 3.379 volt. Waktu kegagalan isolasi pada sampel abu batubara yaitu rata-rata adalah pada detik ke 8.067, arus bocor sampel batubara saat terjadi kegagalan isolasi rata-rata pada 30 mA, Tegangan rata-rata saat terjadi kegagalan isolasi pada sampel abu batubara 3.242 volt.

Published
2021-12-31
How to Cite
JUMRIANTO, Jumrianto. Electrical Tracking Test pada Material Isolasi Abu Batubara (fly Ash). Journal of System, Information Technology and Electronics Engineering (J-SITEE), [S.l.], v. 1, n. 2, p. 25-29, dec. 2021. ISSN 2721-8341. Available at: <https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/jsite/article/view/2082>. Date accessed: 06 dec. 2022.
Section
Articles