Peran Guru dalam Pemberian Informasi “Isi Piringku” Tentang Gizi yang Optimal pada Anak Usia Dini Kepada Orangtua di Wilayah Banyumanik

  • Dwi Hardiyanti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Indonesia

Abstract

Anak usia dini dapat dikatakan sebagai invesasi yang sangat berharga bagi sebuah keluarga. Orangtua akan sangat bahagia melihat putra putrinya tumbuh dan berkembang secara optimal sehat secara fisik dan mental. Pemenuhan gizi selama tumbuh kembang anak merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan fungsi otak anak. Terpenuhinya gizi yang seimbang seperti protein, karbohidrat, dan jenis jenis vitamin lainnya merupakan asupan utama untuk tumbuh anak agar sehat dan pintar. Sayangnya tidak setiap orangtua memiliki pengetahuan untuk memahami gizi yang harus dipenuhi oleh anak agar dapat berkembang dengan baik. Guru PAUD dituntut untuk mendampingi anak selama disekolah termasuk memantau asupan gizi anak selama berada jauh dari orangtuanya. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan pemberian informasi tentang gizi yang dibutuhkan anak selama tumbuh kembangnya selama disekolah dan dirumah agar orang tua dapat lebih memilih komposisi gizi terbaik sesuai kebutuhan anak mereka masing masing. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan berkala disekolah selama 6 bulan serta pemberian pemahaman tentang program “isi piringku” yang sedang digencarkaan oleh pemerintah. Peningkatan pemahaman orangtua murid tentang gizi dan program “isi piringku” menjadi lebih mudah diaplikasikan dikehidupan keseharian anak-anak, sehingga anak mendapatkan gizi yang cukup selama tumbuh kembangnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidid, Muhammad Kasim dkk (2017) Pengaruh Pola Makanan Sehat Terhadap Status Gizi Anak Didik TK Bunga Asya.Makasar : Jurnal Scientific Pinisi

Aristiana, & Dkk. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kesulitan Makan Anak Prasekolah. Jurnal JOM, 2(2). Retrieved from https://media.neliti.com/media/public ations/186053

Detiknews. (2018, March 28). Juta Anak Indonesia Kekurangan Gizi. Retrieved from https://m.detik.com.

Dewi, & Ratna. (2014). Upaya meningkatkan Pengatahuan Makanan Sehat Melalui Penerapan Sentra Cooking Pada Kelompok B di PAUD Baitus Syibyan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang. Jurnal Penelitian PAUDIA, 3(1), 163. https://doi.org/10.26877/paudia.v3i2 %20Oktober.510

Inten, Dinar Nur Dkk (2019).Literasi Kesehatan pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Eating Clean. Bandung : Jurnal Obsesi Pendidikan Anak Usia Dini

Mulyono, S. (2000). Perilaku Kebersihan Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Dihubungkan dengan Pengetahuan Kebersihan Lingkungan dan Persepsi tentang Pengawasan Guru. Majalah Kesehatan Masyarakat, 6(2), 10-13.

Notoatmodjo, S. (2008). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS), 44(8), 1–200. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak (Vol. 1). Jakarta: Erlangga

Sayoga. (2015). Pendidikan Kesehatan untuk Sekolah Dasar. Bandung: Rosdakarya.

Titik, & Agus. (2014). Pentingnya Memilih Jajanan Sehat Demi Kesehatan Anak. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 3(3), 192–196. Retrieved from http://jurnal.uii.ac.id/ajie/article/down load/7832/6844
Published
2022-08-03
How to Cite
HARDIYANTI, Dwi. Peran Guru dalam Pemberian Informasi “Isi Piringku” Tentang Gizi yang Optimal pada Anak Usia Dini Kepada Orangtua di Wilayah Banyumanik. Manggali, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 244-252, aug. 2022. ISSN 2798-4435. Available at: <https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/manggali/article/view/2214>. Date accessed: 04 dec. 2022. doi: https://doi.org/10.31331/manggali.v2i2.2214.
Section
Articles