Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta didik Berdasarkan Strategi Polya pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Hands On Activity

  • Santika Lya Diah Pramesti IAIN Pekalongan
  • Juwita Rini IAIN Pekalongan

Abstract

Strategi pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran kurang membangun kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sehingga menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah matematika. Proses pembelajaran dapat diperbaiki dengan menerapkan model Problem Based Learning. Kegiatan peserta didik dalam model pembelajaran tersebut diharapkan dapat berlangsung optimal manakala dilengkapi dengan hands on activity. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mana yang lebih baik antara kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas dengan model pembelajaran problem based learning berbasis hands on activity atau pada kelas pembelajaran konvensional. Selain itu, juga untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik menggunakan strategi Polya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods. Metode penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kemampuan pemecahan masalah peserta didik dengan menggunakan langkah polya pada pembelajaran Problem Based Learning berbasis hands on activity lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada pembelajaran ekspositori. (2) Penyebab kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah (TKPM) ditinjau dari langkah-langkah Polya yaitu antara lain: (a) peserta didik tidak terbiasa dengan bahasa soal yang rumit (memahami masalah); (b) peserta didik kurang cermat sehingga ketika mengerjakan soal sering terjadi salah menggunakan rumus (menyusun rencana penyelesaian); (c) peserta didik kurang teliti sehingga ketika mengerjakan soal sering terjadi salah perhitungan (melaksanakan rencana penyelesaian); (d) peserta didik kurang bisa memanfaatkan waktu pengerjaan dengan baik (melihat kembali).


Kata kunci: Pemecahan Masalah Polya; PBL; Hands On Activity


Abstract


Learning strategies used in the learning process are not enough to develop problem solving for students. It causes students get difficulties in solving mathematical problems The learning process can be improved by applying learning models that can improve problem solving skill for students, one of which is the Problem Based Learning learning model. The activities of students in the learning model are expected to be optimal when equipped with activities. The purpose of this study is to find out which is better between students' problem solving abilities in the class with a problem-based learning model that is hand-based on activities or in conventional learning classes. The type of research used in this study is a mixed method. Research method that combines or researches between quantitative and qualitative research methods. The results of this study are as follows: (1) The problem solving ability of students by using the Polya steps in Problem Based Learning learning based on hands on activity is better than students' problem solving abilities in expository learning  (2) The cause of the students' mistakes in completing the problem solving ability based on Polya's steps are: (a) students cannot use complex language (problem solving); (B) students do not accurately solve problems often occur using the formula (c) students are not thorough so working on the problem often occurs miscalculation (d) students can not take the time to work properly (looking back).


Kata kunci: Polya’s Problem Solving; PBL; Hands On Activity

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, Q. (2019). Identifikasi Kemampuan Metakognisi Siswa SD dalam Pemecahan Masalah Berdasarkan Disposisi Matematis. Journal of Medives?: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 3(1), 97–107. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v3i1.688

Anisa, W. N. (2014). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematik melalui Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik untuk Siswa SMP Negeri di Kabupaten Garut. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(1).

Ansori, Y., & Herdiman, I. (2019). Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Journal of Medives?: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 3(1), 11–19. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v3i1.646

Awaliyah, F., Soedjoko, E., & Isnarto, I. (2016). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Pembelajaran Model Auditory IN?LECTUALY Repetition. Unnes Journal of Mathematics Education, 5(3), 243–249.

Dahar, R. W. (2011). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Erlangga, 136, 141.

De Graaf, E., & Kolmos, A. (2003). Characteristics of Problem-Based Learning. International Journal of Engineering Education, 19(5), 657–662.

Dostál, J. (2015). Theory of problem solving. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 174, 2798–2805.

Gök, T., & S?lay, I. (2010). The Effects of Problem Solving Strategies on Students’ Achievement, Attitude and Motivation. Latin-American Journal of Physics Education, 4(1), 2.

Gunantara, G., Suarjana, M., & Putu Nanci, R. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1). Retrieved from https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/view/2058

Kartono, K. (2010). Hands On Activity Pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 1(1).

Kusmariyatni, N., & Suarjana, I. M. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. MIMBAR PGSD Undiksha, 1(1).

Liu, M. (2005). Motivating Students through Problem-Based Learning. National Education Computing Conference.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics (Vol. 1). NCTM.

Perveen, K. (2010). Effect of the Problem-Solving Approach on Academic Achievement of Students in Mathematics at the Secondary Level. Contemporary Issues in Education Research, 3(3), 9–14.

Polya, G. (2004). How to solve it: A New Aspect of Mathematical Method. Princeton University Press.

Suherman, E. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jica.

Surif, J., Ibrahim, N. H., & Mokhtar, M. (2012). Conceptual and Procedural Knowledge in Problem Solving. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 56, 416–425.

Taale, K. D. (2011). Improving Physics Problem Solving Skills of Students of Somanya Senior High Secondary Technical School in the Yilo Krobo District of Eastern Region of Ghana. Journal of Education and Practice, 2(6), 8–21.

Tandogan, R. O., & Orhan, A. (2007). The Effects of Problem-Based Active Learning in Science Education on Students’ Academic Achievement, Attitude and Concept Learning. Online Submission, 3(1), 71–81.

Utami, R. W., & Wutsqa, D. U. (2017). Analisis dan Self-Efficacy Siswa SMP Negeri di Kabupaten Ciamis. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 166–175.

Xia, X., Lu, C., & Wang, B. (2008). Research on Mathematics Instruction Experiment Based Problem Posing. Journal of Mathematics Education, 1(1), 153–163.

Zhu, Z. (2007). Gender Differences in Mathematical Problem Solving Patterns: A Review of Literature. International Education Journal, 8(2), 187–203.
Published
2019-07-25
How to Cite
PRAMESTI, Santika Lya Diah; RINI, Juwita. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta didik Berdasarkan Strategi Polya pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Hands On Activity. Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 223-236, july 2019. ISSN 2549-5070. Available at: <https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/matematika/article/view/768>. Date accessed: 29 jan. 2023. doi: https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v3i2.768.