Pembuatan Mie dengan Subtitusi Tepung Ampas Tahu

  • Chairunisa Nur Rarastiti Universitas Ivet
  • Umar Hidayat Universitas Ivet
  • Agus Sudrajat Universitas Ivet
  • Santy Sundari Universitas Ivet
  • Intan Ayu Mardika Universitas Ivet

Abstract

Diversifikasi pangan merupakan salah satu program pemerintah yang berfokus pada penganekaragaman bahan pangan. Kebijakan ini diperlukan demi mendukung terwujudnya ketersediaan aneka ragam pangan berbasis lokal dan sebagai strategi mengatasi ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan seperti tepung terigu. Upaya tersebut dapat didukung dengan memanfaatkan ampas tahu. Tepung ampas tahu memiliki sifat fisik yang sama dengan tepung pada umumnya, namun memiliki kandungan gizi lebih tinggi. Produk pangan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah mie, dimana bahan dasar mie adalah tepung terigu. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada remaja tentang pemanfaatan sumber daya pangan lokal dan berinovasi dalam pembuatan makanan dengan sumber yang lebih bergizi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penyampaian materi dan tanya jawab. Adapun hasil pengabdian diperoleh bahwa penyuluhan yang disertai dengan diskusi dengan para siswa SMP Negeri 8 Kota Semarang berdampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam memanfaatkan sumber pangan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Auliana, R. (2012). Pengolahan Limbah Tahu Menjadi Berbagai Produk Makanan. Makalah disampaikan pada pertemuan Dasa Wisma Dusun Ngasem Sindumartani Kecamatan Ngemplak Sleman Yogyakarta pada tanggal, 7.
Gustiawan, S., Herawati, N., & Ayu, D. F. (2018). Pemanfaatan Tepung Biji Nangka dan Tepung Ampas Tahu dalam Pembuatan Mi Basah. Sagu, 17(1), 40-49.
Isyanti, M., & Lestari, N. (2014). Perbaikan mutu gizi produk olahan pangan tradisonal opak ketan dengan penambahan tepung ampas tahu (Okara). Warta Industri Hasil Pertanian, 31(02), 62-69.
Nurlia, S. W., & Asyik, N. (2017). Penilaian Umur Simpan Produk Mie Sagu Ubi Jalar Yang Ditambahkan Campuran Bubur Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Dan Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus sp.) Menggunakan Analisis Sensorik. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 2, 844-854.
Puger, A. W., Suasta, I. M., Astawa, P. A., & Budaarsa, K. (2015). Pengaruh penggantian ransum komersial dengan ampas tahu terhadap kecernaan pakan pada babi ras. In Seminar Nasional dan Kongres I AITBI (pp. 4-5).
Yustina, I., & Abadi, F. R. (2012, June). Potensi tepung dari ampas industri pengolahan kedelai sebagai bahan pangan. In Prosiding Seminar Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. Fakultas Pertanian. Universitas Trunojoyo, Madura.
Published
2023-07-31
How to Cite
RARASTITI, Chairunisa Nur et al. Pembuatan Mie dengan Subtitusi Tepung Ampas Tahu. Manggali, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 314-322, july 2023. ISSN 2798-4435. Available at: <https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/manggali/article/view/2783>. Date accessed: 29 feb. 2024. doi: https://doi.org/10.31331/manggali.v3i2.2783.
Section
Articles